Kongres dan Reuni IA SITH ITB 2026: Regenerasi Kepemimpinan dan Gerakan Alumni untuk Almamater, Mahasiswa, dan Masyarakat
BANDUNG, alumni.itb.ac.id — Ikatan Alumni Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (IA SITH ITB) memasuki babak baru kepengurusan melalui Kongres dan Reuni IA SITH ITB 2026 yang digelar di Sekolah Teknologi dan Pusat (STP) Ganesha serta Ruang Kreasi Bersama Alumni (RuKA), Bandung, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi lintas generasi sekaligus regenerasi kepemimpinan dan penguatan kontribusi alumni bagi almamater, mahasiswa, dan masyarakat.

Dalam kongres, peserta menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kepengurusan IA SITH ITB periode 2021–2026 di bawah kepemimpinan Astri Rinanti. Kongres selanjutnya menetapkan Mutiarawaty Thaher sebagai calon terpilih Ketua IA SITH ITB untuk periode kepengurusan berikutnya. Proses selanjutnya akan dilaksanakan melalui mekanisme organisasi, termasuk pelantikan oleh Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (PP IA ITB).
Dekan SITH ITB, Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc., menekankan pentingnya peran alumni dalam memperkuat jejaring dan kontribusi SITH ITB di tengah perkembangan pendidikan, riset, teknologi, serta kebutuhan masyarakat. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Pergantian kepengurusan diharapkan tidak hanya memastikan keberlanjutan program, tetapi juga mendorong hadirnya gagasan dan kolaborasi baru yang memberikan manfaat bagi SITH ITB, alumni, mahasiswa, dan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Kealumnian dan Pengembangan Karier (Ditlumnier) ITB, Prof. Dr. rer. nat. apt. Sophi Damayanti, S.Si., M.Si., menyampaikan pentingnya memperkuat semangat “Satu Alumni ITB” dalam membangun ekosistem alumni yang saling terhubung. Menurutnya, setiap ikatan alumni memiliki kekhasan dan kekuatan masing-masing, namun kolaborasi lintas fakultas, sekolah, program studi, serta komunitas alumni perlu terus dikembangkan. Mahasiswa juga perlu menjadi bagian dari ekosistem tersebut sejak dini melalui berbagai kegiatan, seperti mentoring, pengembangan karier, kewirausahaan, riset, inovasi, jejaring profesi, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian Reuni IA SITH ITB 2026 turut mempertemukan alumni dari berbagai angkatan dan latar belakang keilmuan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antargenerasi sekaligus membuka peluang kolaborasi baru. Dengan cakupan keilmuan yang meliputi Biologi, Mikrobiologi, Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan, hingga Teknologi Pascapanen, jejaring alumni SITH ITB memiliki potensi kontribusi dalam berbagai bidang strategis, antara lain pangan, kesehatan, biodiversitas, lingkungan, bioteknologi, pertanian, energi, industri, dan pembangunan berkelanjutan.
Kongres dan Reuni IA SITH ITB 2026 menjadi momentum untuk memperbarui komitmen organisasi dalam memperkuat sinergi antara alumni, almamater, mahasiswa, dan masyarakat. Kepengurusan baru diharapkan dapat membawa IA SITH ITB tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dan kontribusi yang memberikan manfaat nyata. Kegiatan ini didukung oleh Sanberlify, JagaBhumi, Global Daya Cendikia, Rumah Amal Salman ITB, Mata Bandung, Kabar Alam, Mushome, Kinarian Inc, Juicible by Surplus, Cek Motor Listrik, Alumni IA SITH, serta Himpunan Mahasiswa Biologi “Nymphaea” ITB.
