Enter your keyword

Engineering the Next 30: Alumni ITB ’96 Dorong Engineer Muda Siapkan Diri Menjadi Pemimpin Masa Depan

Engineering the Next 30: Alumni ITB ’96 Dorong Engineer Muda Siapkan Diri Menjadi Pemimpin Masa Depan

Engineering the Next 30: Alumni ITB ’96 Dorong Engineer Muda Siapkan Diri Menjadi Pemimpin Masa Depan

BANDUNG — Tiga dekade setelah menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), alumni ITB angkatan 1996 kembali berbagi pengalaman dan inspirasi kepada generasi muda melalui kegiatan “Engineering the Next 30: Dari Bangku Kuliah ke Kursi Pemimpin.” Kegiatan yang menjadi bagian dari Reuni 30 Tahun ITB ’96 ini diselenggarakan pada Jumat, 4 September 2026, di Aula Barat ITB, Bandung.

Mengusung tema Engineering the Next 30, kegiatan ini mengajak mahasiswa dan alumni muda ITB melihat berbagai peluang serta tantangan yang akan dihadapi Indonesia dalam tiga dekade mendatang. Tidak hanya membahas perkembangan teknologi dan dunia engineering, forum ini juga mengangkat perjalanan karier seorang engineer dari bangku kuliah menuju posisi kepemimpinan serta peran strategis engineer dalam menghadapi perubahan industri.

Empat alumni ITB ’96 hadir sebagai pembicara, yaitu Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel; Mufti Utomo, Direktur/CIO TBS Energi Utama; Hary Irmawan, Direktur Utama PT DAHANA (Persero); dan Himmel Sihombing, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Barat. Keempatnya berbagi pengalaman mengenai perjalanan profesional, kepemimpinan, perkembangan industri, serta berbagai pembelajaran yang diperoleh selama berkarier di bidang masing-masing.

Kegiatan ini secara khusus menjadi ruang dialog lintas generasi bagi mahasiswa dan alumni muda ITB. Melalui pengalaman para alumni yang telah menapaki perjalanan karier selama kurang lebih tiga dekade, peserta mendapatkan perspektif mengenai pentingnya kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, mengambil keputusan, serta mengembangkan kapasitas kepemimpinan di samping penguasaan kompetensi teknis.

Melalui “Engineering the Next 30”, semangat Reuni 30 Tahun ITB ’96 tidak hanya menjadi momentum untuk bernostalgia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneruskan pengalaman dan kontribusi kepada generasi berikutnya. Para engineer muda ITB diajak untuk mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya sebagai profesional yang unggul secara teknis, tetapi juga sebagai calon pemimpin yang mampu mengambil peran dalam menentukan arah dan membangun masa depan Indonesia.