Dari Kampus ke Dunia Usaha, Alumni ITB Bagikan Perjalanan HMNS Perfume
Bandung, alumni.itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan Studium Generale KU-4078 bertajuk “Kreativitas, Inovasi, dan Keberanian Berwirausaha” pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Aula Barat ITB. Kegiatan ini menghadirkan dua alumni ITB sekaligus pendiri HMNS Perfume, yaitu Rizky Arief Dwi Prakoso (Teknik Geologi 2012) selaku Chief Executive Officer (CEO) dan Amron Naibaho (Teknik Fisika 2012) selaku Chief Operating Officer (COO) PT Hadir Mengharumkan Nusantara.
Acara diawali sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi (WRKMAA) ITB, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn., dalam sambutannya, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di dunia usaha. Kegiatan ini turut dihadiri oleh serta Kepala Subdirektorat Jejaring dan Kegiatan Alumni, R. Raditya Ardianto Taepoer, S.Ds., M.Ds., Ph.D. Kehadiran alumni sebagai praktisi yang telah membangun bisnis diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, berani mencoba hal baru, dan menciptakan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rizky Arief Dwi Prakoso dan Amron Naibaho berbagi pengalaman dalam membangun dan mengembangkan HMNS Perfume di industri parfum. Latar belakang pendidikan keduanya di ITB menjadi bagian dari perjalanan profesional yang kemudian berkembang ke bidang bisnis. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diajak memahami proses mengembangkan gagasan menjadi produk, membangun identitas merek, serta menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan kewirausahaan. Kisah keduanya diharapkan mendorong mahasiswa untuk berani mengeksplorasi ide, menciptakan inovasi, dan mengembangkan peluang usaha yang memiliki nilai tambah.
Diskusi dipandu oleh Dr. apt. Hubbi Nashrullah Muhammad, S.Farm., M.Si., staf pengajar Kelompok Keahlian Farmakologi–Farmasi Klinik, Sekolah Farmasi ITB. Perpaduan perspektif akademik dan pengalaman praktis para narasumber menjadikan Studium Generale ini sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai kreativitas, inovasi, dan pengembangan jiwa kewirausahaan.
