Bangun Karier Berdampak: Inspirasi dari Direktur PLN EPI untuk Mahasiswa ITB
Bandung — Kegiatan Career Preparation Workshop dalam rangkaian Alumni Session Pra-Event Titian Karier Terpadu (TKT) ITB April 2026 menghadirkan Erma Melina Sarahwati sebagai pembicara terakhir. Alumni Teknik Industri ITB angkatan 2000 tersebut membawakan topik “Delivering with Purpose: A Nonlinear Career” yang mengangkat perjalanan karier dan kontribusinya di sektor energi nasional. Dalam paparannya, Erma menekankan bahwa perjalanan karier tidak selalu berjalan lurus sesuai rencana. Ia berbagi pengalaman memulai karier di sektor perbankan sebelum akhirnya bertransformasi dan mencapai posisi strategis sebagai Direktur Gas & Fuel di PT PLN Energi Primer Indonesia pada tahun 2025. Menurutnya, setiap pengalaman, termasuk perubahan arah karier, merupakan bagian penting dalam membentuk kompetensi dan karakter profesional.
Ia juga menyampaikan bahwa prinsip utama dalam berkarier adalah menjalani pekerjaan dengan penuh makna dan tujuan. “Karier tumbuh melalui momen-momen penting, bukan sekadar jalur yang lurus,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya niat baik, usaha maksimal, dan konsistensi dalam memberikan dampak. Lebih lanjut, Erma memaparkan peran strategis PLN Energi Primer Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya melalui pengelolaan pasokan energi primer seperti gas, LNG, batu bara, dan biomassa untuk pembangkit listrik. Ia menyoroti tantangan keterbatasan infrastruktur gas di Indonesia yang masih menghambat distribusi energi secara optimal.
Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan terus mengembangkan infrastruktur gas terintegrasi guna meningkatkan konektivitas antara sumber energi dan pembangkit listrik di berbagai wilayah Indonesia. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi sekaligus mendukung pemerataan pembangunan energi nasional. Menutup sesi, Erma mengajak mahasiswa untuk terus mengembangkan diri, berani menghadapi perubahan, serta berkomitmen memberikan kontribusi nyata. Ia menegaskan bahwa kesuksesan bukan hanya soal posisi, tetapi bagaimana setiap individu mampu menciptakan dampak dan bekerja dengan tujuan yang jelas bagi bangsa.