Single Blog Title

This is a single blog caption
6 Nov 2020

Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., IpU. diangkat menjadi Dirjen Migas

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat, 06 November 2020 melakukan pengangkatan Jabatan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) dan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE).

 

Dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 176TPA/2020, menimbang, mengingat dan seterusnya memutuskan, menetapkan, pertama mengangkat Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., IpU. (Teknik Perminyakan ’83), sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, terhitung sejak saat pelantikan dan keputusan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan di Jakarta, tanggal 26 Oktober 2020.

 

Tutuka Ariadji merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB pada Kelompok Keahlian Teknik Pemboran, Produksi dan Manajemen Migas. Pria kelahiran Solo, 26 Agustus 1964 ini meraih gelar Sarjana Teknik Perminyakan ITB (1983-1988), Master of Science Petroleum Engineering Texas A&M Univ., Texas (1991-1994), dan Doctor of Philosophy Petroleum Engineering Texas A&M Univ., Texas (1994-1996).

 

Terakhir, Tutuka Ariadji menjabat sebagai Ketua Forum Guru Besar ITB pada 2016-2019.

 

Dalam pidato sambutannya saat acara pelantikan yang ditayangkan secara virtual, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif meminta agar Dirjen Migas Tutuka Ariadji bisa membantu dirinya untuk mewujudkan program strategis jangka panjang yakni merealisasikan produksi minyak 1 juta barel per hari (bph) dan dapat mempertahankan tingkat produksi minyak dari lapangan yang telah ada. Selain itu, lanjutnya, harus ada kegiatan eksplorasi migas bumi yang masif.

 

Selamat bertugas Prof.