Mengajar dengan Hati, Mengubah Masa Depan: Energi Baru dari Wardah Inspiring Teacher 8
Paragon Technology and Innovation kembali menyelenggarakan program Wardah Inspiring Teacher (WIT) 8, sebuah inisiatif pendidikan yang bertujuan mendukung peran guru sebagai agen perubahan di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inspiratif, inovatif, dan berdampak luas bagi masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh rektor yang hadir dalam pembukaan WIT Gen 8 di Sabuga ITB dan memberikan sambutan serta motivasi kepada ribuan guru. Dalam kesempatan itu, ia juga berbagi pengalaman pribadi sebagai pendidik dan menekankan pentingnya peran guru sebagai (pendidikan dasar dan menengah) fondasi pendidikan bangsa.
Wardah Inspiring Teacher 8 menghadirkan rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas guru, mulai dari pelatihan kepemimpinan, inovasi pembelajaran, hingga penguatan karakter. Melalui program ini, para pendidik didorong untuk menciptakan metode belajar yang lebih kreatif, relevan dengan perkembangan zaman, serta mampu menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini. Program yang diinisiasi Paragon Corp ini mengusung tema “Dari Kelas untuk Kebaikan Tanpa Batas”, menekankan pentingnya peran guru sebagai penggerak perubahan dan fondasi kemajuan bangsa. Interaksi sehari-hari antara guru dan murid dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kualitas pendidikan Indonesia.
Tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi, WIT 8 juga menjadi wadah kolaborasi antar guru dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta dapat saling berbagi praktik terbaik (best practices), pengalaman mengajar, serta solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan di lapangan. Pihak Paragon menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan. Oleh karena itu, dukungan terhadap pengembangan guru menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak guru inspiratif yang tidak hanya mengajar, tetapi juga memotivasi dan memberdayakan siswa.
Co-Founder Paragon Corp, Salman Subakat, menyampaikan bahwa investasi paling strategis bagi masa depan bangsa adalah pendidikan yang mampu membentuk karakter dan kompetensi generasi muda. Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi langkah penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Sejak pertama kali diluncurkan, Wardah Inspiring Teacher telah menjangkau ribuan pendidik di berbagai wilayah. Pada penyelenggaraan ke-8 ini, antusiasme peserta kembali tinggi, menunjukkan besarnya kebutuhan akan ruang belajar dan pengembangan profesional bagi guru di Indonesia. Hingga 2026, program Wardah Inspiring Teacher telah menjangkau lebih dari 36.000 guru di 38 provinsi di Indonesia dan terus berkembang sebagai jejaring pembelajaran lintas daerah. Generasi ke-8 diharapkan memperluas dampak program serta memperkuat kolaborasi dalam ekosistem pendidikan nasional.
Brand kosmetik Wardah tidak lepas dari sosok pendirinya, Nurhayati Subakat, seorang alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berhasil membangun perusahaan kosmetik halal terbesar di Indonesia melalui Paragon Technology and Innovation. Nurhayati Subakat menempuh pendidikan di ITB pada bidang Farmasi. Latar belakang keilmuan tersebut menjadi fondasi kuat dalam pengembangan produk kecantikan yang aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Setelah lulus, ia sempat bekerja di industri farmasi sebelum memutuskan membangun usaha sendiri.
Perjalanan Wardah dimulai dari industri rumahan pada tahun 1980-an melalui perusahaan yang kemudian berkembang menjadi Paragon Technology and Innovation. Pada masa awal, produksi masih terbatas dan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari permodalan hingga distribusi. Namun, konsistensi pada kualitas produk dan nilai kehalalan menjadi pembeda utama Wardah di pasar. Wardah kemudian resmi dikenal luas sebagai pelopor kosmetik halal di Indonesia. Brand ini tidak hanya menawarkan produk kecantikan, tetapi juga mengusung nilai edukasi, pemberdayaan perempuan, dan inovasi. Seiring waktu, Wardah berkembang pesat dan menjadi salah satu merek kosmetik lokal dengan jaringan distribusi nasional hingga internasional.
Sebagai alumni ITB, Nurhayati Subakat berbagi pengalaman pentingnya ilmu pengetahuan, riset, dan integritas dalam membangun industri. Ia juga dikenal aktif mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan generasi muda, termasuk melalui berbagai program sosial dan pelatihan. Keberhasilan Wardah menjadi bukti bahwa inovasi berbasis ilmu, nilai, dan ketekunan dapat melahirkan brand lokal yang kuat dan berdaya saing global. Sosok Nurhayati Subakat pun sering dijadikan inspirasi wirausaha, khususnya bagi perempuan Indonesia, bahwa pendidikan dan keberanian memulai dapat mengubah industri dan memberi dampak luas bagi masyarakat.