Enter your keyword

Lebih dari sekadar CEO: sosok alumni yang ingin mengubah masa depan

Lebih dari sekadar CEO: sosok alumni yang ingin mengubah masa depan

BANDUNG 18 Feb 2026 — Dari sebuah ruko kecil, langkah sunyi seorang alumni ITB bernama Ben Wirawan perlahan menjelma menjadi cerita inspiratif yang mengguncang dunia bisnis kreatif Indonesia. Perjalanan itu bukan sekadar kisah sukses perusahaan, tetapi kisah tentang mimpi, keberanian, dan keyakinan seorang lulusan kampus teknik yang memilih membangun masa depan dari nol.

Ben Wirawan adalah alumni Desain Produk Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1994. Ia memulai Torch.id sekitar satu dekade lalu bersama tim kecil berisi enam orang. Dalam delapan tahun, brand tersebut tumbuh 100 kali lipat hingga masuk daftar Forbes Asia 100 to Watch 2025 kategori e-commerce dan ritel—daftar startup paling menjanjikan di kawasan Asia-Pasifik. Kesuksesan itu bukan datang tiba-tiba. Di hadapan lebih dari seribu mahasiswa dalam Studium Generale di Kampus ITB Ganesha, Ben mengisahkan bahwa perjalanan membangun bisnis adalah perjalanan membangun cara berpikir: membaca masalah, menangkap peluang, dan menciptakan sesuatu yang relevan dalam jangka panjang.

Sebagai lulusan Desain Produk ITB, Ben mengaku fondasi utamanya bukan sekadar ilmu teknis, tetapi pola pikir desain yang menekankan problem solving, eksperimen, dan adaptasi. Pendidikan di ITB membentuk cara pandangnya dalam menghadapi tantangan industri. Ia menekankan bahwa passion dan misi pribadi menjadi kompas perjalanan kariernya. Menurutnya, seseorang akan berkembang besar saat berada di jalur misinya dan tidak terjebak pada label jurusan. Perjalanan Torch.id pun menjadi bukti nyata. Dari studio desain kecil, perusahaan itu kini berdiri di panggung industri nasional bahkan global, berkolaborasi dengan intellectual property internasional seperti Marvel, Gundam, hingga One Piece.

Tangis, risiko, dan keberanian di balik angka pertumbuhan 100 kali lipat dalam delapan tahun bukan cerita instan. Ben menegaskan bahwa semuanya dibangun lewat strategi, ketekunan, serta keberanian mengambil risiko di tengah ketidakpastian. Ia menerapkan pendekatan lean startup dengan siklus build–measure–learn dan menguji produk melalui konsep minimum viable product agar tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Bagi Ben, membangun bisnis bukan semata mengejar keuntungan. Ia melihatnya sebagai kontribusi nyata untuk transformasi ekonomi Indonesia mengajak usaha mikro naik kelas menjadi perusahaan yang lebih produktif dan berdaya saing. Cerita Ben Wirawan bukan hanya soal perusahaan Torch.id. Ini adalah kisah alumni ITB yang membawa nilai kampus ke dunia nyata: keberanian mencoba, keteguhan menghadapi kegagalan, dan keyakinan bahwa brand lokal bisa menembus dunia.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan industri, terutama dalam riset material dan inovasi, agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor dan mampu membangun kemandirian industri kreatif. Di balik pencapaian global itu, tersimpan pesan sederhana namun emosional; bahwa setiap mimpi besar sering lahir dari ruang kecil, setiap langkah besar dimulai dari keberanian pertama, dan setiap alumni seperti Ben bisa menjadi jembatan antara ilmu kampus dan masa depan bangsa.