Halal Bihalal dan Business Connect IA MBA ITB Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Alumni
Bandung — Ikatan Alumni MBA Institut Teknologi Bandung (IA MBA ITB) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal & Business Connect sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan jejaring bisnis antar alumni. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan dihadiri oleh para alumni dari berbagai sektor industri.
Acara diawali dengan sesi registrasi dan welcome refreshments, dilanjutkan dengan pembukaan oleh panitia yang memberikan sambutan singkat kepada seluruh peserta. Momentum kebersamaan semakin terasa dalam sesi Alumni Business Circle & Networking, di mana para alumni saling berinteraksi, berbagi profil bisnis, serta membuka peluang kerja sama strategis.
Memasuki sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Alumni, Dekan SBM ITB, serta perwakilan LIF Indonesia yang menekankan pentingnya peran alumni dalam membangun ekosistem bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Direktur Kealumnian dan Pengembangan Karier ITB, Prof. Sophi Damayanti, beliau menjelaskan bahwa sejak 2025, Direktorat Kealumnian tidak hanya berfokus pada kegiatan reuni, tetapi juga menghadirkan berbagai program untuk memperkuat keterikatan alumni dengan kampus. Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah Ruang Kreasi Bersama Alumni (RUKA) atau alumni lounge yang berlokasi di Jalan Ganesha 15, Bandung. Ruang ini menjadi wadah bagi alumni untuk berkumpul, berkolaborasi, serta mengikuti berbagai kegiatan seperti diskusi, workshop, hingga podcast. Selain itu, platform digital “Satu Alumni ITB” juga diluncurkan sebagai sarana untuk menjaga koneksi antarsesama alumni dan dengan almamater, yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh Alumni.
Rangkaian acara kemudian berlanjut pada sesi Business Talk with Experts yang menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman. Imam Tri Wahyudi SBM ’07 membawakan topik terkait program ekspor dan impor, diikuti oleh Harry MAC SBM ’95 yang mengulas pengambilan keputusan strategis berdasarkan Business Judgment Rules. Sementara itu, Agung Wicaksono membahas pentingnya membangun keputusan strategis yang berkelanjutan dalam sistem yang kompleks.
Diskusi semakin interaktif melalui sesi Panel Discussion & Q&A, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam wawasan dari para pembicara serta mendiskusikan tantangan dan peluang dalam dunia bisnis saat ini.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta presentasi dari LIF Indonesia, menandai berakhirnya kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga memperkuat sinergi dan kolaborasi antar alumni dalam menghadapi dinamika dunia usaha.